4 Cara Manajemen Keuangan Yang Bisa Selamatkan Masa Depanmu

Uang yang kamu dapat dari gaji atau menjalankan usaha, sebaiknya ditabung. Paling bagus diputar lagi, misalnya untuk investasi maupun mengembangkan bisnis. Dengan demikian, uang akan ‘beranak pinak.’ Jumlahnya semakin banyak, karena ada keuntungan yang kamu peroleh. Dengan Deposit DANA memulai kebiasaan menabung sejak dini, seperti melalui Simpanan Pelajar, kita akan turut menanamkan kebiasaan produktif dan kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan. Mulai dari usia dini sampai saat berakhirnya kehidupan tidak lepas dari yang namanya belajar.

Penyerahan rekening ini juga upaya dari BCA dalam meningkatkan kesadaran siswa-siswi untuk mulai membudayakan menabung sejak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi sebuah bentuk dukungan dari BCA guna mencapai target dari program KEJAR, yaitu pencapaian target inklusi keuangan 90% pada tahun 2024. Alasan kuat untuk tidak menempatkan dana darurat dalam jumlah besar adalah agar kita tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah yang terlalu besar.

Dengan memilih obligasi, kamu bisa melakukan investasi lebih aman, karena kemungkinan terjadinya gagal bayar sangat minim, apalagi jika kamu memilih obligasi yang diterbitkan Pemerintah. Misalnya hal ini terjadi, Anda akan diberikan jaminan dari aset yang dimiliki pemerintah. Hal yang perlu diingat, semakin tinggi keuntungan investasi, semakin tinggi pula tingkat risiko yang mungkin saja terjadi. Yang jelas, sebelum benar-benar terjun ke dunia investasi, kamu harus pahami betul apa saja syarat dan juga risiko yang mungkin terjadi. Sebagai contoh, bertanggung jawab bila mengalami kerugian dengan membuat rencana cadangan. Manfaat investasi lainnya juga akan membuat kamu belajar untuk berani mengambil keputusan finansial dan melatih kemampuan menganalisa untung rugi investasi.

Contoh konkretnya, banyak orang yang terjebak dalam jeratan utang secara berkelanjutan, sehingga ‘gali lubang tutup lubang’ untuk bisa mencukupi kebutuhannya. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh pengelolaan keuangan yang buruk sehingga menghasilkan keputusan pengeluaran yang buruk pula, atau kurangnya persiapan finansial dalam jangka panjang. Meski tampak sederhana, namun keterampilan tersebut membutuhkan pengetahuan tentang konsep keuangan dasar, seperti pendanaan, investasi, dan pengelolaan aset. Saat ini Anda tidak perlu menggunakan pencatatan secara guide karena sudah ada aplikasi Senyumku yang membantu mengelola keuangan Anda lebih mudah dan praktis. Senyumku merupakan aplikasi perbankan revolusi dari Amar Bank yang bisa digunakan untuk membantu Anda mengatur keuangan lebih cepat hanya dalam satu genggaman. Banyak orang yang jadi boros dan tidak terkontrol dalam mengeluarkan uang karena pemakaian kartu kredit.

Ya, jadi uang memang memegang peranan yang amat penting dalam hidup saat ini. Bahkan bank-bank pun sudah memberikan fasilitas tabungan bagi semua kalangan agar kebiasaan menabung sudah dimulai sejak dini. Ini semua terjadi karena kesadaran banyak orang akan pentingnya uang dan bahayanya jika tidak memiliki uang di saat yang diperlukan. Selanjutnya adalah membuat rekening yang berbeda antara rekening untuk transaksi kebutuhan hidup dan rekening yang khusus untuk ditabung. Agar Anda dapat lebih mudah untuk memisahkan semua transaksi kebutuhan dengan uang yang ditabung.

Menabung untuk masa depan yang lebnih baik

Mengatur finansial yang tidak pasti berarti mendahulukan angsuran atau bayaran tetap seperti listrik, web, cicilan motor dan lain sebagainya. Hal yang paling sulit untuk dilakukan freelancer adalah mengetahui akan ada uang masuk tapi tidak tahu pasti waktunya. Jadi, jangan belanja atau berhutang dengan beranggapan uang itu akan turun pada waktunya. Ada trik tersendiri bagaimana freelancer dapat memiliki kondisi keuangan yang stabil, walau pemasukan tidak menentu. Meski begitu, Suharso mengaku, pelaksanaan transformasi ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah pusat saja, namun juga membutuhkan bantuan pemerintah daerah .

Materi literasi keuangan merupakan materi yang dikembangkan oleh Save the Children dengan dukungan dari Accenture melalui programSkills to Succeed. Leonard juga mengungkapkan “Sesi berbagi dan inspirasi dari karyawan Accenture hari ini diadakan untuk memperkuat edukasi keuangan yang telah diterapkan oleh Save the Children. Jika biasanya pelatihan yang diterapkan berupa metode belajar interaktif, hari ini anak-anak mendapatkan transfer ilmu secara langsung”.

Di tahap pertama ini kalian bisa mengetahui berapa banyak pengeluaran setiap bulannya mulai dari pengeluaran untuk makan, ngopi, belanja bulanan dan lain-lain. Kalau kamu ingin menambah uang tabungan, maka kamu bisa mulai untuk mencoba menginvestasikan uangmu ke instrumen investasi. Tentunya karena kamu baru memulai, pilihlah instrumen yang nggak membutuhkan modal besar. Kamu harus bisa mengalokasikan dan menentukan persentase pembagian anggaran pengeluaran tiap bulannya.

Kondisi finansial yang sehat tidak bisa terlepas dari anggaran bulanan yang teratur. Jika sampai kini Anda masih belum memiliki anggaran bulanan, prosesnya bisa dimulai dari sekarang. Benar, hidup itu tidak selalu senang-senang saja, tetapi dibutuhkan perencanaan matang supaya waktu yang kita jalani sekarang sama terjaminnya dengan masa yang akan datang. Cek pengeluaran rutin Anda di bulan-bulan sebelumnya untuk membantu Anda menetapkan anggaran bulanan. Sebagai referensi, Anda bisa menetapkan 50% gaji untuk kebutuhan primer, 20% untuk kebutuhan tersier, dan 30% untuk tabungan serta investasi. Tips satu ini bisa menjadi cara mengatur keuangan di masa pandemi yang cukup baik.